Jumat, 25 September 2009

Gerbang Utama Itu

Berjanji bertemu dijalan setapak

Hamparan toko sepatu membuatku bingung mencari

Kau bilang diujung sini, tapi belum juga kau menampakan diri

Sedikit demi sedikit kau nyata

Menghampiriku dari gerbang utama

Inikah yang dibilang kesenangan, dapat melihatmu yang dulu hanya diangan

Jarimu mulai menjabatku

Masih tak menyangka kini kau disampingku

Walau hanya sesaat, rona bahagia tak mampu ku sembunyikan

Berkali ku memandangmu

Semua masih sama tak ada yang berubah

Tawamu yang selalu mengingatkanku, hingga ku tak ingin kita berpisah

Namun ku tak dapat berbuat lebih

Kau sendiri yang menentukan jalan hidupmu

Bukan aku, karena aku bukan siapa-siapamu

Untuk saat ini, ntah dihari yang akan datang

Temui aku digerbang utama itu beberapa saat mendatang...

Saturday, 22 Aug 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar