Jumat, 25 September 2009

Keraguan

Tertidur lelap ditengah hamparan buku

Lembar per lembar ku goreskan dengan pensil mekanik ku

Tak ku sadari penat sudah menyelimuti

Getar telepon genggamku

Memanggil membangunkanku untuk segera melihatnya

Penatku hilang setelah membaca nama itu

Suara sayup ku lontarkan

Terdengar keceriaan diseberang sana

Aku masih meragukan

Apakah benar ini dia

Tuhan, ternyata ia tak melupaiku

Seperti tanah kemarau yang kembali ditetesi embun

Tenang mendengar suaramu

Berbagi cerita setelah berhari-hari melamun...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar