Berjanji bertemu dijalan setapak
Hamparan toko sepatu membuatku bingung mencari
Kau bilang diujung sini, tapi belum juga kau menampakan diri
Sedikit demi sedikit kau nyata
Menghampiriku dari gerbang utama
Inikah yang dibilang kesenangan, dapat melihatmu yang dulu hanya diangan
Jarimu mulai menjabatku
Masih tak menyangka kini kau disampingku
Walau hanya sesaat, rona bahagia tak mampu ku sembunyikan
Berkali ku memandangmu
Semua masih sama tak ada yang berubah
Tawamu yang selalu mengingatkanku, hingga ku tak ingin kita berpisah
Namun ku tak dapat berbuat lebih
Kau sendiri yang menentukan jalan hidupmu
Bukan aku, karena aku bukan siapa-siapamu
Untuk saat ini, ntah dihari yang akan datang
Temui aku digerbang utama itu beberapa saat mendatang...
Saturday, 22 Aug 2009