Kamis, 25 Februari 2010

25 Feb '10

aku gak nyangka dapat bertindak setegas itu,
ya, memang harusnya seperti itu
meminta ketanggung jawaban atas apa yang aku jalani bersamanya

bukan merasa iri dengan yang lain
lebih dari itu, tapi biarlah
kini ia sudah berjanji akan menjadi yang lebih baik

keputusanku untuk menyudahkan pun tak terwujud
karena ia menyayangiku (mudah-mudahan saja benar, karena mana tahu isi hati seseorang)
ia berusaha akan menjadi lebih baik
meskipun bukan untuk menjadi yang terbaik

aku egois memang,
memaksanya memilih aku atau adik perempuannya itu
untuk menemuiku saja sulit rasanya
sesuatu menghalangiku, adiknya itu

memang tak pantas, tapi gimana?
jalan cerita ku begitu rumit
aku berada di dua dunia yang sangat berbeda namun saling berkaitan
bergelut dalam ruang lingkup itu-itu saja

cinta, adik kekasih, dan sahabatku
kami saling terikat,
dalam cinta segi berapa aku tak tahu

yaaaccchhh, sudah Lach
maafkan aku dear...

yang terpenting tunjukan usahamu untuk jadi lebih baik (>0<)

Entah disebut apa

23 feb '10

ya, akhirnya aku bilang juga
tentang sesuatu yang sama
satu setengah tahun yang lalu aku merasakannya
dan kini ia hadir kembali

ah, bagaimana bisa aku sampai mengulangnya untuk kedua kali
mungkin aku terlalu sayang? atau mungkin malah cinta?
hingga tak terlupakan dan tak tergantikan

satu setengah tahun yang lalu,
apakah itu waktu yang singkat?
membiarkan perasaan itu bersarang dalam hati

satu setengah tahun yang lalu
apakah itu waktu yang cukup lama?
ketika aku merelakan perasaan ini untuk kebahagiannya

ketika aku hancur,
terpuruk, terdiam bisu, tubuhku kaku
aku malah tersenyum melihatnya bahagia
walau hati terasa sakit

kini ia tlah berdua
begitu pun dengan aku
kami memiliki cinta masing-masing

tapi...

perasaan tak dapat berbohong, bahkan diatur pun tak mungkin
aku mencintainya, menyayanginya melebihi kekasihku kini
ia meragu, aku menaruh bimbang pada hatinya

Tuhan, salahkan aku
ketika hati bicara yang sebenarnya?
ketika perasaan itu tumbuh lagi dan kini kami bertemu saat memiliki cinta masing-masing

sekarang bagaimana dengan aku?