Minggu, 27 September 2009

Perbedaan Dua Kutub

Terhimpit menyesali waktu yang semakin sempit
waktumu tlah habis disini dan kau kan kembali ke peraduanmu
ntah kapan kita kan bertemu ataukah mungkin dipertemukan
ku ingin kau tetap disini mengisi tiap hariku, tiap detikku dan biar bumi ikut tersenyum mendengar jerit tawa kita

Kau bilang aku mengajarkan banyak hal
lalu kenapa kini kau pergi tanpa perduli olehku yang sepi
kau pun membuatku sadar, belajar tanpa kepedulian, acuh oleh hidup yang tak menyenangkan, terserah apa kata orang
Yang terpenting diri sendiri bagaimana menikmati hidup dan aku tak mengubahnya
hal itu bagai sebuah magnet yang menarikku dalam perbedaan

Kesamaan itu justru menjadi sebuah pemecah seperti magnet berkutub sama yang akan selalu tolak menolak
perbedaan yang dapat menjadikan kita tetap bersama hinnga akhirnya kau pergi untuk suatu kemuliaan

Aku tak melarangmu karena aku tak melupakanmu
berharap kau pun begitu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar