Rabu, 23 September 2009

Bukan Malam Tapi Hatimu

Kau mengulangnya lagi

Lagi, lagi, dan lagi

Hingga tak dapat ku hitung semua, aku hanya dapat mengelus dada...

Benci hal ini terus terjadi

Tapi kenapa kau yang melakukannya

Membuatku tak bisa marah, tinggal berdiam diri...

Hanya merenungi kebodohan

Terjebak dalam kemunafikan

Kehilangan jejak ditengah kegelapan, bukan malam tapi hatimu...

Letih sempat singgah dalam diri

Tapi aku takkan jenuh

Aku pun terus mencari, meski ku tau akhirnya kau kan jauh...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar